Cuple Work 250 x 306



 

Testimoni

Inilah sebagian kecil dari sekian banyak kesaksian para member TravelHemat.com yang telah mempraktekkan sendiri petunjuk dan panduan perjalanan hemat yang terdapat dalam serial ebook di TravelHemat.com. Saya sampaikan terimakasih yang tak terhingga untuk kesediaan teman-teman TravelHematers sekalian yang telah bersedia membagikan kisah dan cerita perjalannya berikut koleksi foto-fotonya.

 photo SianiNingsihHK-MFM-SZN.jpg

afon h di bangkok photo AfonHBangkok.jpg

Meutia - Korea Jepang photo MeutiaFransiska.jpg

Handoko di Korea photo testimoniHandokoTaniwidjojoKorea.jpg

Testimoni Herlinda Europe 2013 photo HerlindaSjafeiEurope2013.jpg

Yasri Europe 2013 photo YasriEurope2013.jpg

wisata hemat korea 2013 photo EmailTestimoniKoreaDinnaMulyani.jpg

Santi di Hong Kong Macau Shenzhen photo TeksFotoSantiAkustiHkgMacauShenzhen.jpg

Emmy Korea Winter 2013 photo Emmy-Korea2013.jpg

Testimoni Anggia ke Korea 2013 photo AnggiaAnggrainiKorea.jpg

Rina - Tommy Ke Korea photo RinaampTommyKorea.jpg

Fafa Jepang 2012

Dr Ratna - Jepang

Tutwuri - Korea

Yuliana Ang - Korea

TravelHemat Australia

Pramu K London Paris photo PramuLondonParis.jpg

Junardi Switzerland

Junardi di Korea

Bonny @ Eropa

endra eziawati

Testimoni Santi ke Korea

Testimoni Klaim Asuransi Perjalanan Maria

Meilina Komara to Bangkok

Tina Ke Korea

Partama Nagatirtha

Andrew Ko - Korea

Tommy Laurens - Korea

Yeni Yullya - Jepang

Testimoni Cecilia

Nofi Macau Hkg Shenzhen

Felix Testimoni Macau

Testi Tommy Laurens

Testi Theresia

Testi Citra Royandi

Perjalanan Berani ke 3 Kota Asia

by Peggy Regina

Akhir tahun 2008 saya membeli kursi gratis airasia jurusan SUB-KUL-SUB. Iseng2 saya melihat jalur Shenzhen , dan kebetulan pada saat itu harganya murah sekali, tapi sayang saya tidak membelinya karena pertimbangan tidak berani.

Peggy Regina @ Macau

Berpose di depan patung Dewi Kwan Im di Macau

Sejak itu keinginan saya utk ke Shenzen, Hong Kong, Macau besar sekali, maka saya mulai browsing internet untuk mendapatkan informasi mengenai ke 3 kota tersebut. Dan akhirnya saya ketemu dengan situs TravelHemat.com. Pada saat pertama kali membaca, saya langsung tertarik untuk membeli, maka jadilah saya member travelhemat pada bulan Februari 2009 dengan membeli ebook “Macau - Hongkong - Shenzhen”

Setelah membeli dan membaca ebook Pak Agung, langsung timbul keberanian dalam diri saya untuk menjajaki ke 3 kota tersebut. Gayung bersambut, pada saat itu ada promo airasia, maka tanpa ragu lagi saya langsung memesan tiket airasia dgn jurusan Kuala Lumpur - Shenzhen dan Macau –Kuala Lumpur.

Isi dalam ebook sangat lengkap dan bagus banget, sehingga dapat mengalahkan ketakutan saya terhadap faktor bahasa yang tidak saya kuasai yaitu bahasa Mandarin.

Saya pun sebelum berangkat sudah bisa membuat jalur perjalanan seperti yang dibuat oleh travel agent dalam memasarkan tour….. hehehe bukan untuk menyombongkan diri, tapi memang travel hemat yang hebat…. selain itu saya sudah bisa memperhitungkan besaran biaya yg harus saya siapkan sebelum berangkat.

Sebelum tanggal keberangkatan saya sempat menjadi ragu untuk berangkat, sehubungan dengan adanya virus flu babi , tapi sekali lagi berkat konsultasi yang diberikan oleh Pak Agung, saya pun menjadi yakin dan langsung mempersiapkan diri dengan perlindungan asuransi perjalanan yang dibantu oleh Pak Agung.

Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Saya, suami dan anak berangkat tgl 30 Juni 2009 dari Surabaya ke Kuala Lumpur , tgl 1 Juni lanjut dari Kuala Lumpur -Shenzhen. Di Shenzhen kami menginap 3 malam di hotel sesuai arahan travel hemat. Di sana kami tidak mengalami kesulitan dengan bahasa, karena kami tidak perlu bertanya ke sana sini sebab panduan yang kami bawa dari e-book travel hemat sudah lengkap. Di Hong Kong kami juga menginap 2 malam di apartment yang direferensikan oleh travel hemat. Apartmentnya bersih dan pemiliknya juga ramah. Di Macau kami menginap 1malam di h otel , juga sesuai arahan travelhemat.

Setelah pulang dari perjalanan Shenzhen, Hong Kong, Macau kami menceritakan pengalaman kami kepada teman-teman dan banyak dari mereka yang bertanya-tanya dan terheran-heran, bagaimana kami begitu berani dan nekat melakukan perjalanan ini sendiri  tanpa mengikuti tour. Mereka seakan tidak percaya dengan apa yang kami ceritakan, terutama betapa hematnya biaya perjalanan kami ke luar negeri. Saya jelaskan, kuncinya hanya satu: belilah ebook dari travel hemat sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.

Demikian sedikit pengalaman kami tentang manfaat ebook travel hemat. Sekarang ini kami sedang mempelajari benua Australia , sampai jumpa di testimoni berikutnya……

Niam Muiz - FB

Testimoni Yuliana FB

Mounty Syurga FB

Photobucket

Catie Kusnadi - Independent Honeymoon Trip!

Catie-Hongkong

Catie Kusnadi FB

Photobucket

Testimoni TH Tri Indah

Testimoni TH Rusdi

Pergi ke Singapura, Hong Kong & Korea Dipandu TravelHemat.com
oleh C. Purwita Sari

C.Purwita Sari di Hong Kong Disneyland bersama keluarga

Setelah membeli dan membaca e-book yang ditulis Agung Basuki, saya jadi semakin bersemangat untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, tapi dengan biaya yang seminimal mungkin. Saya sudah mempraktekkan apa yang ditulis dalam e-book tersebut saat berjalan-jalan ke Hongkong, Singapura dan Korea bersama keluarga beberapa waktu lalu.

E-book tulisan Agung Basuki memang enak dibaca dan sangat praktis untuk orang yang hobi jalan-jalan, apalagi dilengkapi dengan banyak website yang bisa kita kunjungi untuk membeli tiket pesawat online dan pesan kamar hotel/hostel dengan biaya murah.

Lantaran ditulis oleh orang Indonesia yang telah melanglang buana ke penjuru dunia, maka konteksnya sangat Indonesia sekali. Sangat berbeda dengan buku atau e-book sejenis yang ditulis oleh orang asing, yang seringkali tidak cocok dengan kondisi orang Indonesia.

Agung Basuki benar-benar mempersiapkan dengan baik dan memperhatikan hal-hal detil yang harus dilakukan oleh kita saat hendak melakukan perjalanan, seperti:

+ Pentingnya membuat itinerary perjalanan jauh-jauh hari. Hal yang satu ini ternyata memberikan keasyikan tersendiri buat saya. Mempersiapkan sendiri rencana perjalanan ke luar negeri 6 bulan - 1 tahun sebelumnya membuat hidup saya jadi lebih meriah dan berwarna.

+ Pentingnya membuat catatan perjalanan saat atau setelah pulang dari bepergian. Ini membuat kenangan yang kita miliki senantiasa terasa hidup, sekaligus sebagai penyemangat agar bisa melakukan perjalanan-perjalanan lainnya di kemudian hari.

+ Bagaimana mempersiapkan diri terhadap berbagai kemungkinan kejahatan atau hal-hal tidak menyenangkan lainnya yang bisa saja terjadi saat di luar negeri. Dengan demikian kita bisa jadi lebih waspada dan berhati-hati.

+ Bagaimana mempersiapkan dan menghitung budget perjalanan secara benar, sekaligus berbagai tips praktis bagaimana menghemat pengeluaran di luar negeri.

E-book tulisan Agung Basuki ini sungguh bermanfaat dan saya merasa tidak rugi telah membelinya.

Ke Singapura Tanpa Ikut Tur - Hanya Berbekal E-Book TravelHemat.com
oleh Soebandi

Subandi & Sutanti di depan patung Merlion - Singapura

Kami memang sudah berencana berlibur ke luar negeri (Singapura) sejak beberapa tahun lalu. Rencananya sih mau ikut dalam grup tur. Namun untungnya, oleh anak saya, saya diberi buku petunjuk TravelHemat: Kuala Lumpur - Singapura - Bangkok yang katanya dia beli dari internet.

Maka akhirnya kami pun pergi ke Singapura selama 5 hari tanpa ikutan dalam grup tur seperti yang telah kami rencanakan. Kami pergi sendiri, muter-muter sesuai kehendak hati dengan berbekal buku yang diberikan anak saya tersebut.

Lumayan juga, kami bisa irit cukup banyak biaya. Kalau sebelumnya kami harus membayar hampir 10 juta/orang untuk ikut dalam grup tur ke Singapura, nah setelah akhirnya kami pergi sendiri, eh biaya yang kami keluarkan untuk berdua total selama perjalanan tidak sampai 8 juta-an. Itu pun sudah sempat beli beberapa macam oleh-oleh untuk teman dan kerabat di rumah. Wah, ngiritnya sampai belasan juta bahkan, dan kami tetap bisa menikmati Singapura tanpa merasa dengan terpaksa harus mengurangi pengeluaran ini itu.

Memang benar, semuanya itu kalau kita ada kemauan untuk menjalaninya, pasti akan bagus hasilnya. Meskipun kami nggak bisa bahasa Inggris, meskipun sempat juga kami kesasar di beberapa tempat karena tidak memperhatikan petunjuk, nekad aja kami pergi ke mana-mana naik kendaraan umum. Jadi lebih tahu Singapura dibandingkan kalau kita ikut tur yang semuanya sudah disediakan dan kita digiring kayak anak kecil.

Kesimpulannya, saya sangat merekomendasikan ebook TravelHemat: Kuala Lumpur - Singapura - Bangkok untuk Anda. Bagus dan berguna banget! Tahun depan rencananya kami mau pergi ke Australia. Nanti perginya pakai petunjuk dari ebooknya Pak Agung.

Nekad Ke Luar Negeri Berkat TravelHemat.com
oleh Yenny Chang


Yenny Chang berfoto di Esplanade - Singapura

Setelah membeli dan kemudian membaca ebook TravelHemat: Kuala Lumpur - Singapore - Bangkok, bersama seorang teman saya nekad pergi ke Singapura & Kuala Lumpur selama beberapa hari. Ini merupakan perjalanan pertama saya ke luar negeri dengan berbekal ‘ilmu’ yang diberikan dari ebook tersebut. Terus terang apa yang saya dapat dari ebook tersebut benar-benar berguna. Saya jadi bisa menemukan berbagai tempat keren termasuk tempat-tempat shopping yang murah, makan di tempat yang murah meriah namun enak sekaligus menginap di daerah yang strategis yang lagi-lagi…. murah.

Banyak tips praktis yang bisa secara langsung dipraktekkan dari ebook TravelHemat: Kuala Lumpur - Singapura - Bangkok tersebut dan nggak sia-sia keluar duit yang jumlahnya nggak seberapa untuk beli ebook itu untuk bisa menghemat biaya jutaan rupiah seperti yang dibilang di ebook tersebut. Sisa duitnya bisa dipakai untuk shopping, hihihi…. Benar-benar TOP deh ebooknya!!

Jadi Tahu Singapura Lebih Banyak

Oleh Veni Kisnawati

Veni Kisnawati

Veni Bersama Kura-Kura Hasil Tangkapannnya

Nama saya Veni. Sebagai cewek single yang demen traveling, saya sudah banyak mengunjungi berbagai tempat baik di  Asia maupun Australia. Karena bertempat tinggal di Palembang - Sumatera Selatan, maka saya sering banget bepergian ke Singapura. Namun baru setelah membaca e-book TravelHemat Kuala Lumpur - Singapura- Bangkok, ternyata saya menyadari bahwa masih banyak tempat wisata menarik yang masih tidak saya ketahui di Singapura. Semua diulas tuntas dan lengkap di e-book tersebut.

Bulan Januari 2009 nanti saya bersama tim akan kembali menjelajah Singapura, dan kali ini saya akan mendatangi berbagai tempat yang direkomendasikan oleh e-booknya Pak Agung.Keinginan pribadi, dalam waktu dekat saya pengen berkunjung ke Eropa, khususnya Inggris, Prancis dan Swiss. Mungkin sekalian sambil belajar bahasa juga….

Menjelajah KL – Singapore – Bangkok Dengan Panduan TravelHemat.com

By Nova Cornelius

Nova C @ Merlion - Spore (S)

Berpose di Merlion - Singapura

Nova Cornelius @ Batu Caves - KL (S)

Di Batu Caves – KL

Saya berkeinginan mengajak keluarga untuk jalan-jalan ke luar negeri tetapi dengan biaya yang bisa terjangkau. Untuk itu saya mencari tahu lewat google dan saya dapatkan informasi tentang TravelHemat.com

Tahun 2006 lalu saya mengajak keluarga ke Singapura selama 5 hari. Setelah dua tahun, keponakan-keponakan saya mengatakan kapan kita bisa jalan-jalan lagi ke luar negeri?

Agustus 2008, saya putuskan untuk membeli e-book TravelHemat Singapura - Kuala Lumpur - Bangkok . Setelah mengikuti segala panduan yang ada di sana, maka saya putuskan kita akan pergi ke Singapura, Kuala Lumpur dan Bangkok tanpa ikutan tur pada bulan Desember 2008 melalui Batam. Kami berangkat 19 Desember 2008.

Di Singapura kami tinggal selama 5 hari dan pada 23 Desember malam hari (sesuai yang disarankan dalam ebook), kami berangkat ke KL dengan bus. Di KL kami tinggal selama 2 hari dan pada 25 Desember malam kami melanjutkan perjalanan ke Hatyai. Dari Hatyai, kami langsung ke Bangkok lagi-lagi dengan menumpang bus. Tiba di Bangkok 26 malam dan kembali ke Jakarta tanggal 30 Desember 2008.

Pengalaman kami sangat menyenangkan. Seru sekaligus bisa menghemat cukup banyak biaya dengan traveling a la TravelHemat.com! Ada satu pengalaman unik yang kami alami yaitu pada waktu kami mengunjungi Grand Palace di Bangkok. Kebetulan kami bertiga memakai baju tank top padahal peraturan berpakaian di Grand Palace sangat ketat (pakaian harus sopan dan tertutup). Alhasil, kami disuruh memakai baju yang mereka sediakan dengan deposit uang 300 bath. Jadilah kami seperti anak sekolah yang memakai seragam selama kunjungan di sana, hahahaha.

Terima kasih buat TravelHemat.com karena telah memberikan tips dan panduan yang sangat berguna bagi perjalanan saya dan keluarga.

Sensasi Perjalanan Hemat (dan Independen) ke Bangkok

By Fransisca H. Chandra

bangkok, travel hemat, travelhemat.com

Fransisca & Suami di Grand Palace - Bangkok

Bulan Mei 2008 saya membeli tiket AirAsia (pada waktu itu ada promo), route SUB-CGK-BKK-CGK-SUB, dengan harga yang cukup murah, untuk berdua harganya total Rp. 2.500.000an, dengan jadwal terbang tgl 14 Feb 2009 ke Jakarta, kemudian dari Jakarta ke Bangkoknya 16 Februari dan kembali ke Jakarta 19 Februari 2009. Saat itu saya belum memikirkan mau nginap di mana dan mau kemana, karena pikir saya toh berangkatnya masih lama. Saya berencana untuk mencari hotel sekitar bulan Desember 2008.

Ternyata pada bulan November 2008, ada peristiwa bandara di Bangkok yang diduduki, dan peristiwa lainnya yang menyebabkan saya tidak jadi mencari info tentang hotel maupun objek turisme di Bangkok. Saya malah pada saat itu berpikir, wah kalau sikonnya kota Bangkok seperti itu, bisa-bisa kami (saya dan suami) batal berangkat deh.

Saya sendiri sudah pernah ke Bangkok dua kali, tahun 2006 dan 2007, namun untuk keperluan training, jadi pagi sampai sore harus mengikuti training, hanya malam hari saja yang free, sehingga dua kali ke Bangkok saya cuma taunya Suan Lum Night Bazaar dan Patpong Area. Yang lainnya saya nggak tau sama sekali.

Sampai pertengahan Januari 2009, saya belum mencari hotel ataupun info lainnya tentang Bangkok. Nah pada waktu Tahun Baru Imlek, saya ke Sogo untuk belanja, saya mau beli tas merah merek ELLE. waktu itu kalau beli tas ELLE , bisa dapat diskon asal membeli Majalah Ultimate , yang di dalamnya ada voucher potongan harga untuk membeli tas ELLE. Di dalam majalah tersebut ada tulisan Pak Agung Basuki tentang jalan-jalan…. kalau nggak salah ke Eropa. Didalam tulisan itu juga ada informasi tentang situs travelhemat.com dan info tentang berbagai e-book yang ditulisnya.

Saya coba kunjungi situs tersebut, dan saya baca beberapa testimony yang ada di sana. Wah pucuk dicinta ulam tiba, pikir saya….. Setelah klik sana klik sini, akhirnya saya putuskan untuk membeli e-book yang berjudul TravelHemat Kuala Lumpur-Singapore-Bangkok in 7 days , harganya Rp. 129.000,-. Saya waktu itu sedang di Jakarta, dan kebetulan juga sambungan internetnya kurang baik, jadi saya minta tolong anak saya untuk membayar lewat klikBCA. Begitu pembayaran terjadi, langsung saya dapat email, dan dipersilahkan untuk mendownload e-book tersebut. Nah kalau proses pembeliannya mudah dan lancar , tidak demikain dengan proses downloadnya, agak ribet dan membingungkan. Namun berkat panduan dari Pak Agung (saya email dan SMS) e-book berhasil didownload dengan sukses.

Wah, ternyata info di dalam ebook tersebut memang sangat bagus, sangat bermanfaat bagi mereka yang belum pernah berpergian ke kota-kota tersebut.

Pekerjaan pertama saya adalah cari hotel, dan berkat bantuan pak Agung dan situs travel hemat, saya klik banner AGODA untuk pesan hotel secara online. Prosesnya sangat mudah, dan pilihannya banyak sekali… Akhirnya saya pilih First Hotel, yang lokasinya dekat dengan Pratunam dan Siam Square. Harga satu malam 35 USD tanpa makan pagi. Nah karena hotel ini adalah referensi dari adik saya, dan dia dulu beli voucher nya di travel di Jakarta, maka saya cek ke travel tersebut, ternyata harganya permalam 59 USD, sama sama tanpa makan pagi. Kok selisihnya jauh sekali ya… Mulanya aaya agak ragu juga, siapa tau kita dibohongi? Namun setelah saya konfirmasi dengan pak Agung, beliau mengatakan bahwa situs AGODA bisa dipercaya, ya sudah saya beli deh dengan menggunakan kartu kredit.

Dan sesampai di Bangkok, nggak ada masalah saat check ini ke hotel. Hotelnya cukup lumayan untuk harga segitu.

Karena kami buta tentang obyek turisme di Bangkok, maka e-book yang saya beli tersebut sangat membantu.. terutama pada bagian ’10 Things Must do’nya… namun sayangnya karena kami hanya 2 hari setengah di Bangkok, ya nggak semuanya bisa kami kunjungi. Kami hanya sempat mengunjungi : Wat Pho, Grand Palace , Floating Market, dan yang penting mencicipi makanan lokal dipinggir jalan…. Ini yang betul-betul nggak boleh dilewatkan deh menurut saya. Sudah rasanya lezat, murah meriah pula harganya. Bikin kami pingin balik ke Bangkok lagi deh…

Pendeknya e-book-nya pak Agung betul-betul sangat membantu.. dan saya berniat untuk melengkapi koleksi e-book saya selengkap mungkin dari TravelHemat.com karena saya masih berniat jalan-jalan ke kota lain di berbagai belahan bumi.