Cuple Work 250 x 306



 

Petualangan 2 Wanita ke Cambodia + Vietnam (2)

Oleh Nunung Mulawati R

Phnom Penh – Ho Chi Minh City
Perjalanan masih berlanjut. Hari ini kami naik bus lagi berpindah kota dan berpindah negara. Perjalanan sepanjang 6 jam kami tempuh untuk menuju kota Ho Chi Minh di Vietnam. Begitu tiba di HCMC (ini singkatan nama dari Ho Chi Minh City), “naluri keibuan” kami tidak mampu menolak untuk segera mengunjungi Benh Thanh Market. Rencana awalnya (seperti biasa) adalah mau mencari makanan khas Vietnam yakni sejenis mie kuah kaya sayuran yang dikenal dengan nama Phoo. Namun sudah bisa diduga, keluar dari Benh Thanh Market, tangan kami penuh dengan belanjaan pula, wkwkwkkw….

Hotel HALO yang kami tinggali selama di HCMC cukup istimewa. Dari segi harga lumayan terjangkau dan pas di depannya banyak penjual buah segar yang murah meriah dan enak banget. Kami sempat membeli 1 kg buah leci segar seharga Rp 17.500 saja! Kemudian buah sawo yang ukurannya gede-gede 3-4 biji harganya Rp 12.500. Pokoknya bisa kalap deh kalau lihat buah-buahan murah di sini. Lapar mata saja maunya dibeli semuanya.

Esok paginya, kami melanjutkan perjalanan menyusuri Mekong Delta seharian penuh. Perjalanan yang cukup menarik karena dilakukan dengan naik kapal menyusuri aliran sungai Mekong, melihat pemandangan dan kehidupan masyarakat di tepian sungai.

HCMC – Vung Tau

Hari berikutnya, kami memutuskan untuk berkunjung ke Vung Tau yang jaraknya hanya 90 menit menumpang kapal dengan tiket hanya sekitar Rp 100.000 per orang sekali jalan.
Di tempat ini kami berkunjung ke Patung Bunda Maria, Patung Buddha dan beberapa Pagoda. Vung Tau adalah kota pantai yang indah. Karena itu, ketika sore hari, kami menikmati keindahan pantai di kota ini sambil –lagi-lagi—berbelanja cendera mata yang banyak dijual di tempat ini. Makan malam kami nikmati sajian sea food bakar di restoran yang terletak di dekat pantai.

Di depan Restoran Vung Tao photo RestoranvietnamVungTao.jpg

Keesokan harinya, kami mengunjungi Patung Yesus yang berukuran besar dan terletak di puncak sebuah bukit. Letaknya yang menjulang membuat kami harus mendaki anak tangga yang lumayan banyak. Cukup melelahkan. Objek wisata ini gratis, dan kami bisa naik hingga ke lengan patung besar ini untuk menyaksikan keindahan pemandangan sekitarnya dari ketinggian. Untuk naik ke tubuh patung Yesus ini, kami harus meninggalkan kamera, melepas topi dan sandal/sepatu.

Di Depan Patung Yesus Vung Tao photo VungTauVietnam.jpg

Usai kunjungan dari Patung Yesus, kami menyewa sepeda untuk berkeliling kota sambil menunggu keberangkatan kapal kembali ke HCMC pada jam 4 sore.

Tiba di HCMC hari sudah malam. Kami putuskan untuk beristirahat karena besok kami masih ada 1 hari terakhir sebelum balik ke tanah air.

Acara di hari terakhir diisi dengan kunjungan ke gereja yang bangunannya mirip gereja a la Eropa. Kemudian ke gedung kantor pos tua yang bergaya kolonial, dan tak lupa kegiatan berbelanja di pusat kota HCMC untuk terakhir kalinya dan kunjungan ke Patung Uncle Ho yang menjadi ikon kota HCMC ini.

Pagi-pagi hari kami kembali ke bandara untuk perjalanan pulang ke Indonesia.

Cover TH Vietnam

<< Kembali ke halaman sebelumnya

 

root@server2 [/home/travelhe/public_html]# cat ~drshanti/public_html/index.php