Cuple Work 250 x 306



 

Nikmatnya Traveling ke Macau Hongkong

By Faryda Endra Roosmala

(Pemenang Jalan-Jalan GRATIS ke Macau 2010)

Jalan-jalan untuk mengenal dunia milik Allah adalah hobby n kesenangan tersendiri buat kita. Jalan ke Macau sebenernya gak pernah kebayang di agenda jalan jalan around the world keluarga kita. Dan perjalanan ini terjadi karena, suami saya (Bagus) sering dinas ke luar negeri, n saya pengen ngikut. Jadi karena suami saya dinas, otomatis untuk saya jadwal jalan2nya harus berbekal ilmu, bisa mandiri dan memakai moda transportasi local. Nah untuk mengenal dan tahu moda transportasi yang ada maka saya browsing segala info nya di internet, dan ketemulah dengan webnya TravelHemat.com

Saat suami dinas ke singapura, saya beli e-book Kuala Lumpur-Singapore-Bangkok nya TravelHemat untuk panduan saya n anak saya jalan-jalan disana, mungkin dari sinilah keberuntungan itu datang, saat januari 2010 ada kabar baik dari dik Agung, travelhemat - yang memberi tahu kalau saya dapat rejeki jalan-jalan ke Macau untuk 3h2m. Dan besoknya ada tawaran untuk tambahan jalan ke Hong Kong(HK), yg tinggal nyebrang laut by Ferry, dan obyek yang bisa dikunjungi di HK bikin kita tertarik , jadi kita bertiga (Suami-Bagus, saya-Faryda dan anak saya-Fara) putuskan jalan ke Macau dan HK selama 4h3m. Walaupun di HK kita harus jalan sendiri tanpa dik Agung. Kan udah bekal ilmu dari e book Travelhemat.

Tim TravelHemat di Macau 2010

Para Pemenang TravelHemat Gratis ke Macau 2010

Jakarta – Kuala Lumpur (KL) – Macau

Penerbangan Macau-HK via KL by Air Asia jam 06.20 wib, kita diminta kumpul di Bandara Soetta jam 04.00 pagi. Whehehe..karena jam kumpulnya agak2 ajaib (peace d.Agung..masih ngantuk nih), otomatis bangun harus jam 2 pagi, karena perjalanan dari rumah (BSD) ke Bandara paling cepet 45 menit.

Nah kepikiran juga buat sarapan, gimana nih..terbang jam 6, jadi sarapan di pesawat. Iya kalo menunya cucok. Jadi kemarin udah siap2 bekal Arem2 (lontong) isi daging dan risoles buat makan di perjalanan. La koq, ternyata di pesawat ada yang jual makanan n minuman, tapi koq ya gak menggoda seleraku n mahalnya deh (buat ku) sekitar 15 sd 25 RM) per porsi, belum minumnya, air mineral botol kecil 5 RM. Tapi ada tulisan di buku menu itu, kalo gak boleh makan makanan dari luar, jadi makan bekalnya terpaksa sembunyi2 (daripada laper). Sampai bandara kenalan dengan 3 pemenang lain : pak Nyoman n Putrinya, juga Alan, dan pastinya dik Agung, sponsor kita.

Terbang selama kl 4 jam, dan ternyata pesawat AirAsia ngebut kali ya, jadi mendaratnya lebih awal 20 menitan ( Hore… pilot Air Asia jagoan kan).

Penerbangan lanjutan ke Macau masih jam 16.50 (check in 14.50), jadi kita hitung2 waktunya masih masuk kalo kita mau lihat Menara Kembar Petronas yang jadi salah satu iconnya Malaysia.

Info dari dik Agung kalo naik Ekspress Rail Link, waktunya ontime, jadi kita bisa prediksi waktu , biar gak ketinggalan pesawat lanjutan. Dan rute ke Menara Petronas di KLCC :

KLIA transit (bandara) – KL Sentral : by Ekspress Link ( 12,5 RM, beli pp lebih murah) dengan durasi perjalanan 1 jam.

Moda ini, ada 2 bagian : dari bandara menuju stasiun kereta (kayak MRT) : by bus dari stasiun kereta (Salak Tinggi) ke stasiun MRT KL Sentral : by Train. Kemudian dari KL Sentral –KLCC( menara Petronas : by LRT (kl 1, 6 RM), dengan durasi perjalanan 15 menit.

Dengan itu kita bisa sampai ke Menara Petronas n foto2 dengan si Menara kembar itu.

Karena laper lagi, kita ke supermarket Cold storage yang ada di gedung Suria KLCC (di bawah menara ), beli air mineral n nasi Lemak sama Sushi (Sushinya enak buanget).

Balik ke Bandara dengan transportasi yang sama, on time sampai bandara jam 14.00. Senengnya kalo moda transportasinya predictable seperti itu ya, jadi semua rencana bisa di arrange dengan baik dan nyaman. Akhirnya kita naik Air Asia lagi menuju Macau , terbang kira2 jam 5 an sore. Berhubung udah jam makan malam, dan perbekalan sudah habis, terpaksa beli makan malam di pesawat.. Eh untungnya lumayan sedep nasi Lemaknya, maybe karna berangkat dari Malaysia ya, jadi yang masak orang Malaysia asli (just kidding). Tapi tetep..15 RM

Macau

Mendarat di Macau jam 20.30 malem… selesai urusan imigrasi dan bagai sekitar jam 20:15an. Dari bandara Macau ke Hotel naik taksi. Lo, waktu mau naik, dan menyebut nama hotel, koq taksinya nolak. Ternyata kata d. Agung triknya harus langsung tanya dia mintanya berapa MOP (duit Macau). Eh bener, dengan 70 MOP dia mau anter kita ke hotel (yang ternyata deket buuuuanget, kl 5 menit lah dari bandara). Oalah bang taksi, koq sama aja yah dengan di Indo, mumpung udah malem, n orang butuh dianter. Dan di sini gaya nyetir taksinya gak kalah ama driver Kopaja di Jakarta. Whehehe….. Hotel Best Western Taipa bagus,nyaman dan ditraktir breakfast lagi sama d Agung (Thanks lagi ya).

Pagi2 after breakfast jam 8.30 kita mulai jalan, by bus local (kl 4,2 MOP/org) ke Senado Square. Jam 9 pagi udah di Senado Square, yang belum begitu ramai. Senado Square yang jadi lokasi shooting film drama Korea (BOYS Before Flowers), memang cantik. Jalanan dan suasananya (katanya sih) kayak jalanan di Eropa. Jalan kaki dengan kontur jalanan sedikit mendaki selama +/- 15 menit, akan terlihat ada bekas reruntuhan gereja St.Paul (Ruins of St Paul) yang tinggal dinding depannya saja. Di sekeliling jalan menuju Ruins of St Paul ternyata banyak bakery yang menjual Portuguese Egg Tart (kue khas di sini).

Dari sana, mendaki lagi kita sampai di benteng di atas bukit dan Macau Museum yang tiket masuknya 15 MOP. (gak jadi masuk, karena koleksinya kayaknya gak sekeren harta Karun yang ditemukan di laut Indonesia). Turun dari Macau Museum, baru terasa laper… eh ditraktir lagi sama d. Agung (thanks lagiii..), egg tart di Choi Heong Yuen bakery langganannya (6 MOP/biji). Kata dik Agung, egg tart yang dijual di sini rasanya paling pas di lidah. Tapi aku penasaran sama toko egg tart yang lebih besar yang lokasinya ada di depannya (Pastelaria Koi Kei). Ternyata di Koi Kei agak-agak too sweet buatku. Kata dik Agung lagi, 1 kue ini bahannya butuh 3 telur. Lho, Aku tadi abis berapa ya.. wah gak usah diitung ah… malah bikin sutris…

Faryda & Keluarga di Macau

Faryda & Family di depan Reruntuhan St. Paul - Macau

Nah makan siang ni, yang gak bisa dibarengin, karena beda selera ya.. Pak Nyoman n putrinya pengen Mc.Donald, kalo aku pengen, nyoba menu yang agak-agak beda dan gak ada di Indo tapi tetep halal. Nyoba muter, koq belum ada yang cocok, akhirnya beli nasi kotak di supermarket 7-Eleven, yang langsung dipanaskan di microwavenya. Ada beberapa variasi menu, kayak chicken curry with rice (nasi dengan kari ayam) – harga 18.9 MOP, Soun ala Korea – 18.9 MOP, Kimchi with Rice - 18.9 MOP. Ato Mie instan yang bisa di kasih air panas dari supermarket itu juga. Ternyata enakk (menurutku). Porsinya juga agak gede. Dimakan di depan Senado Square, yang banyak tempat duduk di sekitarnya. Seperti yang dilakukan banyak pengunjung yang lain juga. Abis makan Fara (anakku) pengen es serut yang porsinya semangkok bakso penuh, n ada potongan peach juga jelly leci, harganya 20 MOP.

Dari Senado Square kita jalan kaki, dan masuk ke dalam hotel Grand Lisboa.. yang di dalamnya banyak koleksi benda seni yang bagus-bagus Bahkan ada batu berlian n emerald 200 karat yang dipamerkan di sana.

Dari sana lanjut ke Hotel City of Dreams , di lobby ada pertunjukan putri duyung yang merupakan hasil permainan teknologi pencahayaan. Jadi mirip dengan aslinya. Di seberangnya, ada hotel Venetian (tempat shooting BBF). Kereenn buanget. Lantainya aja dimainkan dengan perhitungan geometris, jadi kayak berundak2 dan 3 dimensi..(hebat bgt ya tukang masangnya). Dan ada Gondola seperti di Venezia, yang lokasinya indoor. Tukang perahunya juga kebanyakan bule-bule keren, ganteng n cuantik. Bayarnya 100 MOP untuk naik gondola.

Sore2 eh mendadak terasa laper lagi, di dalam hotel, ternyata ada food court. Mau makanan apa aja ada. Kita pesen bimbimbap (nasi Korea, 85 MOP), whohoho porsi makanan sana gede2 bgt.

Selesai makan, kami menghabiskan malam di depan hotel Venetian, sambil ngeliat permainan lampu di hotel seberangnya. Ternyata, waktu senja, di lokasi ini banyak pasangan calon pengantin yang lagi foto2 pre wed. Lo, koq gaun pengantinnya pake berbagai gradasi warna ungu semua…(lagi musim ya)… Ok, dah malem pulang deh ke hotel. Perjalanan kita ber tiga besok masih panjang untuk menyeberang pulau menuju Hong Kong.

Lanjutkan >>>