JS. Wibisono: Pemenang ‘Jalan-Jalan GRATIS ke KL’ (2)
Catatan Perjalanan 3 Hari di Kuala Lumpur (2)
By JS. Wibisono

Di Batu Caves
Hari ke II
Hari ini rombongan Pak Agung akan ke Genting Highlands, namun karena saya harus menjumpai rekan sejawat saya untuk mengambil obat obat yang telah saya pesan sebelumnya, kami tidak bisa ikut ke sana.
Kami menuju Petronas Twin Tower, sebagai meeting point dengan rekan saya tersebut.
Untuk Petronas, jalur yang dipakai adalah LRT Putra. Station Putra LRT ternyata juga tidak terlalu jauh dari hotel kami, sekitar 10 menit jalan kaki, menuju station Putra LRT DENG WANGI.
Perlu diketahui bahwa publik transportasi di KL, terdiri dari MONORAIL, LRT Star, dan LRT Putra Line, masing masing mempunyai jalur yang berbeda beda, yang sayangnya connecting sitenya tidak cukup banyak, sehingga harus ganti ganti stasion. Ini yang membuat saya selama ini tidak tertarik untuk menggunakan publik transportasi di KL. Ternyata kesempatan ini saya mendapat pelajaran untuk mencoba ke tiga tiga publik Transprotasi yang belum pernah saya pakai, walaupun sudah beberapa kali ke KL.
Dari Deng Wangi menjuju Petronas Cuma 5 menit dan langsung masuk ke dalam gedung menara Petronasnya. Setelah bertemu rekan, dan belanja kanan kiri, kami makan siang di restoran Secret Recipe yang ada di Petronas. Kami pesan THAI FRIED RICE, nasi goreng a la Thailand yang enak sekali, dihidangkan dengan 2 udang besar dan sop tom yam.
Kembali ke Hotel dan istirahat. Jam 17.00 Kami contact dengan bapak Lukman-Fransisca dan mengajak mereka ke St John Church. Kami pergi dengan 2 jenis publik trasnport yaitu LRT Star dan LT Putra, namun sayang, kami tidak berhasil menemukan tempat yang dituju. Akhirnya kami memutuskan untuk ke daerah Pecinan di Petaling Street, tempat meeting point dengan rombongan pak Agung yang kembali dari Genting Highlands.
Di tempat ini ternyata banyak dijual berbagai pernak pernik sovenir dengan harga sangat murah. Tak heran kalau tempat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Ini juga salah satu tempat yang belum pernah saya datangi walaupun sudah beberapa kali ke KL. Pak Agung memang tahu tempat tempat yang menarik.
Sehabis belanja, kembali lagi kami ditraktir TravelHemat.com untuk makan di Kedai Kopi yang cukup terkenal di sana, dengan biaya yang cukup murah, dan makanan cukup enak.
Setelah makan, kami kembali ke Hotel untuk istirahat.
Hari ke III
Hari ini kami bersama sama pak Agung, sehingga cerita saya dan pak Agung kurang lebih sama.
Yang berbeda adalah, saat saat kepulangan, saya meminjam charger HP dari pak Lukman untuk Charge hp mengingat HP saya sudah Low Bat. Pas berangkat, ternyata saya kelupaan mengambil HP berikut chargernya. Saya baru teringat setelah berada di Monorail yang membawa kami ke KL Sentral. Akhirnya saya harus terpisah rombongan dan kembali ke hotel sendiri, dan menuju LCCT dengan istri berdua.
Beruntung kami masih dapat menjumpai rombongan pak Agung di LCCT untuk mengembalikan charger baterai.

Mission Accomplished: Cita-Cita Naik SkyBridge Petronas Tower Akhirnya Terwujud Juga
KESAN Perjalanan:
- Perjalanan dengan publik transport cukup menyenangkan.
- Informasi harus didapat jauh hari sebelum tiba di tempat wisata.
- E-book dari travelhemat merupakan salah satu sumber informasi yang sangat bermanfaat.
- Tersesat, tidak dapat tempat wisata, merupakan bagian dari TRAVELING yang harus di nikmati dan dapat merupakan CERITA (KESAN) yang dapat dibagi untuk banyak orang, yang tidak bisa dijumpai bila kita menggunakan Jasa Tour dan Travel.
- Naik taksi di Kuala Lumpur sebenarnya cukup murah, asal kita tahu di mana tempat membeli voucher. Sebaiknya membeli voucher taksi di konter2 resmi seperti di KL Sentral, Sunway Lagoon dan Berjaya Times Square.
- Lain kali kepingin jalan lagi dengan rombongan Travel Hemat ke tempat tempat yang lebih Aneh.
- Terima kasih kepada TRAVEL HEMAT yang telah memberi pelajaran kapada kami untuk traveling.




