Cuple Work 250 x 306



 

Jeffry Ondang – Perjalanan Ke KL & Manila

Perjalanan Hemat ke KL & Manila

By Jeffry Ondang

manila,rizal monument,traveling solo,backpacking,travel hemat

Bersama seorang teman lokal di Rizal Monument, Manila - Filipina

Saya bukan baru pertama kali ini bepergian ke luar negeri, sebelumnya saya pernah ke Hongkong , China (walaupun cuma sampai Shenzhen), Singapore, Malaysia, dan Bangkok . Tetapi semuanya itu sudah diatur oleh keluarga dan tinggalnya di hotel. Juga kalau ke mana-mana kebanyakan naik taxi. Jadi, biaya yang dikeluarkan cukup besar juga, walaupun kami sekeluarga sering pula jalan sendiri tanpa ikut tour.

Tetapi sejak saya baca e-book TravelHemat yang ditulis oleh Agung Basuki (yang saya temukan secara tidak sengaja waktu surfing di internet), saya merasa tertantang untuk melakukan perjalanan saya kali ini ke luar negeri sehemat mungkin. Saya tertantang untuk tinggal di hostel yang murah meriah dan kalau bepergian naik kendaraan publik yang bukan taxi.

kl,kuala lumpur,wisata hemat,traveling hemat

Berpose di depan Petronas Tower - Kuala Lumpur

Wah ternyata mencoba sesuatu yang baru dan sedikit bersusah susah memang hasilnya lebih mendalam daripada semua yang serba mudah. Waktu di Kuala Lumpur tanggal 11 Mei 2009 lalu, saya mencoba semua kendaraan umum di sana, mulai dari SkyBus, Komuter, LRT, MRT dan lain-lain. Saya bahkan bisa berhemat banyak sekali biaya perjalanan, dan ini artinya, saya bisa shopping lebih banyak buat oleh-oleh orang di rumah.

Pada mulanya saya agak ragu untuk melakukan solo traveling yang serba hemat ini, ditambah banyaknya cerita negatif yang saya dengar dan baca. Tetapi sekali lagi, membeli e-book di TravelHemat.com bukan cuma membeli produk saja, tetapi sekaligus bisa berkonsultasi GRATIS seputar rencana perjalanan kita pada Agung Basuki .

batu caves,kuala lumpur,malaysia,travel hemat,travelhemat

Di Depan Batu Caves - Kuala Lumpur

Agung juga yang memberi saya semangat untuk tetap melakukan perjalanan saya, khususnya ke Phillipines (di mana banyak yang mengatakan bahwa situasinya kurang aman, banyak aksi kriminalitas, sering terjadi badai, dan lain-lain). Untungnya ketika saya ada di sana, keadaan aman-aman saja. Tentu saja semua itu dengan catatan kita mengikuti saran-saran yang diberikan.

Terima kasih pada Agung Basuki atas panduan ebooknya… Saya bahkan sekarang malah keranjingan traveling hemat, dan berencana melakukan perjalanan serupa di bulan Januari 2010, di mana untuk rute Denpasar -Kuala Lumpur – Manila – Kuala Lumpur – Singapore – Kuala Lumpur – Denpasar, saya hanya membayar tiket seharga Rp 1.100.000 saja dengan menumpang AirAsia. Bener-bener murah meriah kan….

Tips Tambahan dari Jeffry Ondang Untuk Perjalanan ke Batu Caves & Sunway Lagoon - Malaysia

  • untuk perjalanan ke Batu Caves (Kuala Lumpur) dengan biaya hemat, kalau kita tinggal di Bed & Breakfast Paradiso di daerah Bukit Bintang - KL, kita tinggal jalan kaki beberapa meter ke toko Seven Eleven, trus naik bis yang menuju ke Kotaraya/Central Market. Dari sana tinggal naik bus No. 11 (biayanya 2 ringgit), turunnya langsung di depan pintu masuk Batu Caves, begitu juga sebaliknya.

  • Kalau ke Sunway Lagoon (karena saya tinggalnya di Bed & Breakfast Paradiso dan mau ke KLCC terlebih dahulu), rutenya kira-kira sebagai berikut:
    dari hostel naik monorail ke stasiun Bukit Nanas (1.20 MYR), kemudian pindah menggunakan LRT ke KLCC (1,30 MYR). Dari stasiun KLCC ke Stasiun Kelana naik LRT (2.40 MYR). Dan dari Stasiun Kelana perjalanan disambung dengan naik bus yang turun langsung di depan Sunway Pyramid (1.00 MYR).