Francisca: Pemenang Jalan2 GRATIS ke KL (2)
Hanya Beli E-Book Rp 100 Ribuan, Ke KL GRATIS (2)
By Francisca
Kuil Thean He di Siang Hari. Bayangkan Cantiknya Saat Malam Tiba
Hari Kedua—Keliling KL dengan 75 ringgit.. baju kaos 5 ringgit..
Pagi hari kami sarapan di hotel.. kurang enak.. Hari ini acara dari pak Agung adalah ke Genting Highlands. Saya dan suami nggak berminat, karena sudah pernah, dan juga nggak hobby gambling. Pak Agung menganjurkan kami untuk naik Hop On Hop Off ( semacam bis merah-bis biru di Sydney, atau Singapore hop on hop off), katanya sih biayanya 38 ringgit per orang. Nah kami berencana untuk naik bis tersebut.
Karena makan paginya kurang pas, saya hanya makan buah saja, dengan niatan mau jajan. Saya kepingin makan bak kut teh (Herbal Pork Rib), sebetulnya yang sangat terkenal ada di Klang, tapi letaknya Klang kira2 satu jam dari KL, jadi ya saya batalkan.
Teman dari Kl menyarankan kami untuk cari di jalan Imbi. Jadi kami mencari taxi, lalu menanyakan ke supir taxi, ternyata supir taxinya cukup baik, taxi nya bersih, pakai meter. Diantarlah kami ke jalan Imbi.. wah di jalan tersebut banyak sekali eating house, tempat makan.. Saya makan bak kut teh di SUN HONG MOOK KOOT TEA, rasanya tidak seenak yag saya makan di Singapore, tapi lumayan. Kalau di Singapore kuahnya agak kental, yang ini agak encer, tapi cakue nya enak.
Dalam perjalanan saya menanyakan ke supir taxi tentang bus hop on hop off. Supir mengatakan kalau mau naik bis tersebut, mesti ke KLCC.. Namun dia juga mengatakan itu kan biayanya 38 ringgit per orang, dai menawrakan naik taxi saja, bisa mampir2 dan ditunggu. Tarifnya 1 jam @ 30 ringgit , setelah tawar menawar, jadilah kami menyewa taksi selama 3 jam dengan biaya 75 ringgit. Saya hitung2 lumayan hampir sama dengan naik bis.
Pertama kami dibawa mengunjungi istana presiden, Cuma bisa melihat dari luar, dan kami berfoto disamping penjaga yang naik kuda.. Kasian juga lho, penjaganya tanpa senyum dan nggak boleh bergerak..
Dari istana kami dibawa ke kuil Thean He.. Bagus juga kuilnya, letaknya di bukit.. dari kuil kami ke museum, waktu itu di museum pas ada pameran senjata, ada keris juga dipamerkan. Musiumnya nggak terlalu besar dibandingkan dengan museum di Singapore. Hanya ada dua bagian, bagian pertama tentang asal usul Malaysia, bagian yang lainnya tentang asal usul bumi kita.
Setelah itu kami berkeliling KL, melihat mesjid, museum militer, lalu driver juag mau mengajak kami ke Batu Caves, namun karena acara besok termasuk ke Batu Caves, maka kami menolak.
Terakhir saya minta diantar ke Mid Valley Mall ( ceritanya waktu di dalam bis dari bandara ke KL, saya duduk bersebelahan dengan seorang dokter wanita, orang Malaysia, dia bilang kalau mau belanja yang paling sip di Mid Valley, ya sudah saya turutin), ternyata memang bagus mallnya, barangnya bagus2 , mallnya besar, harganya juga pantas..disini saya tergoda dengan tas Bonia yang lagi sale 70 %.. hehehe…
Sekitar jam 4 an, suami mengingatkan untuk pulang, karena janjian sama pak Tomi di hotel jam 5 sore. Kami pulang naik taxi, eh dapat taxi exeutive, enak sih taxinya besar mirip alphard.. tapi taripnya mahal. Kalau tadi pagi buka pintu taripnya 2 ringgit, yang ini 6 ringgit, total biaya dari mid valley ke hotel 24 ringgit, tapi nggak apa2 deh sesuai argo, dan taxinya bagus..
Nah sampai dihotel, istirahat sebentar, pak Tomi telpon, ngajak ke gereja, kalau sempat ikut misa. Kalau nggak sempat ya udah sekedar lihat saja.. Ternyata info yang diterima pak Tomi kurang akurat, akhirnya kami tidak menemukan gereja yang dicari, sayang juga.. eh kali ini saya pikir hari ini saya naik taxi..jadi nggak perlu naik turun tangga… eh ternyata naik turun tangga juga J

Pasti Pada Kepengen Ya… Hmm, Emang Yummy!
Ternyata dari hasil pencarian gereja, kami justru nyampe di daerah Petalling, yaitu daerah Chinatown, meeting point kami dengan kelompok pak Agung. Kali ini saya tidak tergoda untuk belanja, meskipun barangnya murah-murah.. he he, jadi kasian , teman2 dan keluarga di Surabaya nggak dapat oleh2.. he he , lain kali deh…
Setelah selesai berbelanja, kami makan di Lai Foong Coffee Shop, di sini sebetulnya yang enak adalah kue tiaw dan fried hokkien prawn noodle, tapi sayangnya kalau malam tutup. Di coffee shop ini seperti pujasera, ada beberapa penjual makanan, Jadi kami memesan bihun goreng (bu Eva dan pak Suganda), mie hokkien( saya), nasi goreng (pak Agung dan pak Lukman), mie kuah (bu Natalia), ifumie ( pak Herie), nah saya lupa pak Tomi makan apa. Makanannya lumayan, terutama nasi gorengnya.. lagi2 kali ini makanannya berlebihan.. sayang..
Setelah itu kami pulang ke hotel. Pak Agung, pak Herie, bu Eva dan pak Suganda masih jalan2 ke KLCC.
Malamnya kita janjian untuk pagi2 sekali untuk ngantri untuk naik jembatan nya KLCC, skybridge..Kami semua penasaran karena menurut pak Tomi , beliau sudah pernah dua kali ngantri dan gagal.. jadi kali ini harus berhasil.
Perjalanan Hari KeTiga, Baca Di SINI!





