Cuple Work 250 x 306



 

Backpacking ke Korea 12 Hari

Oleh Aisyah

Memanfaatkan promo tiket AirAsia rute KL – Busan pulang pergi yang dijual Rp 1.200.000, awal Oktober lalu, saya beserta 4 teman cewek semua berangkat ke Busan jam 0100 malam. Judulnya sih pengen melakukan Travel Hemat ke Korea.

hotel korea photo hotelkorea.jpg

Tiba di Busan pagi sekitar jam 08.30 mengurus imigrasi, ambil bagasi ,tukar valas di salah satu konter valas di bandara, ke tempat informasi utk menanyakan jam keberangkatan bus ke gyeongju, dan lain-lain. Setelah itu kami makan pagi dulu di bandara beli nasi paketan di CU (sejenis supermarket 711).

Selesai makan kami ke halte bus yang letaknya cukup dekat, keluar dari pintu bandara di sebelah kanan. Di sana sudah ada papan tulisan jurusan bus masing-masing. Tinggal cari bus yang jurusan Gyeongju. Sangat mudah. Perjalanan ke Gyeongju ditempuh sekitar satu jam perjalanan.

Tiba di Gyeongju, kami langsung check in di hotel untuk beristirahat sebentar. Setelah itu melakukan eksplorasi ke beberapa objek wisata yang dekat seperti ke Tumuli Park.

Halte bus Busan Airport - Gyeongju photo HalteBusBusan-Gyeongju.jpg

Modal Kaki di Mana-Mana

Besok paginya, kami naik bus ke Bulguksa Temple dan Seokguram Grotto. Di kedua tempat ini, kami benar-benar harus modal ‘kaki’ karena perjalanan naik turun lereng pegunungan. Kunjungan ke kedua tempat ini benar-benar membuat jari kaki terasa berubah jadi jempol semua, hehehehe… Jadi, pastikan saja deh kalau mau ke Korea, pakai sepatu yang nyaman karena Anda akan banyak berjalan kaki ke mana-mana.

Setelah dari Bukgulsa Temple dan Seokguram Grotto naik bus lagi ke museum, sempat mampir ke supermarket untuk membeli buah dan mencicipi produk-produk lokal seperti kimchi dan beraneka asinan khas Korea yang susah didapatkan di Indonesia.

Keesokan harinya kami kembali naik bus ke kota Sokcho untuk mengunjungi Seoraksan National Park. Perjalanan hari ini panjang sekali, dari Gyeongju kami harus menuju Pohang sekitar satu jam perjalanan. Tiba di Pohang kami harus ganti bus ke Sokcho yang memakan waktu 4 jam perjalanan.

Kami tiba di Sokcho sore hari. Kebetulan hotel kami letaknya di daerah Rodeo Street yang memiliki banyak pertokoan dan pasar malam yang menjual berbagai jenis makanan jalanan, buah-buahan dan lain-lain. Kami sempat mencicipi ayam goreng madu yang di atasnya ditaburi biji wijen. Wuiiih, lezat banget boooo…

Pagi-pagi kami sudah bersiap di Terminal Bus Sokcho untuk melakukan perjalanan menuju Mount Seorak. Perjalanan tidak sampai 1 jam untuk tiba di pintu masuk Seoraksan National Park, dan sepanjang perjalanan kami melihat pemandangan alam yang indah.

Seoraksan national park photo SokchoNamiIsland.jpg

Tiba di Seoraksan, kami menyempatkan diri untuk naik cable car. Dan setelah itu, bermodalkan sepasang kaki lagi, kami harus naik turun anak tangga agar bisa mencapai puncak sebuah gununf batu yang memiliki pemandangan nan spektakuler. Meski jari kaki terasa jadi jempol semua, namun jerih payah kami ini terbayarkan dengan sajian pemandangan alam yang mengagumkan.

Kami sempat berada di Seoraksan National Park selama beberapa jam. Dan waktu terasa berjalan begitu cepat sampai akhirnya kami harus kembali naik bus menuju hotel di Sokcho untuk mengambil barang-barang kami dan langsung menuju Sokcho Bus Terminal untuk melanjutkan perjalanan menuju Seoul.

Cover TH Korea 200 White

Perjalanan menuju Seoul ditempuh sekitar hampir 2,5 jam dengan bus. Saat kami tiba di Seoul, hari sudah mulai gelap, sehingga kami langsung cek in ke penginapan di daerah Myeongdong.

Selepas cek in di penginapan, kami tidak menyia-siakan waktu yang tersisa untuk mengunjungi Seoul Tower. Menyaksikan keindahan pemandangan kota Seoul di malam hari dari puncak Seoul Tower adalah salah satu agenda yang sudah kami rancang sebelum berangkat ke Korea. Dan ini bisa terwujud dengan baik….

Keesokan harinya, cuaca agak kurang bersahabat. Gerimis turun sejak pagi. Namun hal ini tidak menghambat rencana perjalanan kami untuk melakukan penjelajahan berkeliling Seoul mengunjungi beberapa istana megah, mampir ke Dongdaemun market, menikmati Gwanghwamun dan Cheongcheon Stream dan lain sebagainya.

Hari kedua di Seoul juga masih gerimis di pagi hari. Namun kami sempatkan berkunjung ke Namdaemun untuk berbelanja karena harga di sini cenderung lebih murah daripada di tempat lain. Kemudian kami mampir ke Gwanjang untuk makan siang dan di penghujung sore, kami mampir ke Namsangol Hanok Village.

Gwanghwamun photo GwanghwamunampDeoksugung.jpg

Hari ini kami masih di Seoul, dan kegiatan diisi dengan kunjungan ke Myeongdong Cathedral dan Lotte World sampai malam hari.

Day Trip ke Nami Island

Pagi hari selanjutnya, kami melakukan perjalanan pulang pergi (berangkat pagi pulang sore) dari Seoul ke Nami Island. Di pulau mungil yang dipergunakan sebagai arena syuting serial drama legendaris Winter Sonata ini kami mengunjungi berbagai spot yang pernah kami tonton dalam serial drama tersebut di TV. Rasanya ada kesan yang mendalam bisa datang langsung ke lokasi syuting salah satu serial drama Korea ini. Sekembali dari Nami Island, kami masih menyempatkan diri untuk berkunjung ke Insadong. Meski tubuh terasa lelah, tapi semangat tetap menyala, hihihihi…

Hari ini kami harus kembali ke Busan. Awalnya kami berencana ingin menjajal naik kereta cepat KTX dari Seoul ke Busan. Namun, karena barang bawaan kami yang sudah membengkak sedemikian hebatnya (maklum, yang pergi semuanya cewek….) maka kami putuskan untuk naik bus saja dari Gangnam Bus Terminal. Perjalanan ditempuh selama 4 jam dengan perhentian sejenak di Sunsan untuk beristirahat. Di tempat ini terdapat banyak sekali penjual makanan.

Kalap Belanja di Busan

Tiba di Busan kami langsung menuju penginapan untuk menaruh barang bawaan kami. Setelah itu, kami langsung menuju Busan Tower. Namun tampaknya kami melewati arah yang salah sehingga harus mendaki anak tangga yang banyak sekali untuk tiba di gedung Busan Tower.

Kami menginap di Busan selama 2 malam. Kami manfaatkan waktu yang ada untuk mengunjungi Haeundae Beach yang indah, Busan Aquarium, dan ke Haedong Yonggung Temple. Kunjungan ke temple yang satu ini cukup berkesan karena letaknya yang di dekat pantai dengan pemandangan indah dan tiket masuknya gratis pula, hehehehe… Cuman lagi-lagi kami harus modal kaki karena untuk menuju tempat ini letaknya cukup jauh dari halte perhentian bus.

Haedong Yonggung Temple photo JejuIsland-1.jpg

Pada hari terakhir di Busan dan juga di Korea, kami mengunjungi Taejongdae dan Jagalchi market serta terakhir ke Gukje market. Di sinilah kami berlima ‘kalap belanja’. Alasannya klasik: harga barangnya murah-murah dan kualitasnya bagus-bagus, hehehehhe…. memang selalu saja ada alasan bagus untuk berbelanja ya. Namanya juga gerombolan cewek yaaa… :-p

Demikian sharing pengalaman perjalanan kami ke Korea. Semoga bermanfaat yaaa…

 

root@server2 [/home/travelhe/public_html]# cat ~drshanti/public_html/index.php