Terimakasih atas partisipasi teman-teman sekalian yang mengirim jawaban kuis via email. Dari 3271 jawaban benar yang masuk selama periode pelaksanaan kuis berhadiah Suvenir Khas Macau yang berakhir 15 Juni 2010 lalu, akhirnya terpilihlah 5 nama pemenang yaitu:
· Afifah Kamaruttamam – Padang
· Teresa FS Loho – Jember
· Lis Widyastuti – Makasar
· Ignatius Sukamto – Purworejo
· Endang Krisyandi – Denpasar
Selamat ya untuk para pemenang!
Hadiah akan dikirim menggunakan jasa kurir professional ke alamat masing-masing. Ditunggu yaaa…
Untuk teman-teman yang belum menang atau yang belum sempat berpartisipasi dalam kuis-kuis yang diadakan oleh TravelHemat.com, ikuti program kuis berhadiah suvenir yang secara periodik akan dilaksanakan oleh TravelHemat.com
18 Juni 2010,
Agung Basuki
Oleh Agung Basuki – TravelHemat.com
Memesan hotel secara online saat ini sudah bukan sesuatu yang baru lagi buat sebagian masyarakat kita. Pemesanan penginapan secara online seringkali lebih murah daripada jika kita memesan melalui agen perjalanan. Ini wajar karena situs pemesanan hotel secara online biasanya memiliki jaringan yang sangat luas dibandingkan dengan agen perjalanan lokal, dan harga pemesanan penginapan secara online bisa lebih murah juga lantaran dari segi biaya operasionalnya mereka lebih rendah daripada agen perjalanan biasa.
Nah, kebetulan situs TravelHemat.com pun telah menyediakan fasilitas untuk melakukan pemesanan 100 ribu lebih hotel di seluruh dunia dengan harga murah . Untuk itu, ikuti langkah-langkah bagaimana cara cerdik melakukan pemesanan penginapan dan hotel secara online agar Anda bisa mendapatkan harga termurah.
Langkah I:
Setiap kali hendak melakukan pemesanan hotel dan penginapan di mana saja, masuklah melalui http://www.TravelHemat.com Kemudian klik link “Pesan Hotel Murah” yang ada di bagian MENU
Langkah II:
Setelah dibawa ke halaman pemesanan hotel online, isikan data-data yang diminta seperti:
· Country (negara) – isi dengan negara tujuan
· City (kota) – isi dengan kota tujuan
· Arrive (tanggal check in) – diisi dengan tanggal, bulan, tahun.
· Depart (tanggal check our) – diisi dengan tanggal, bulan, tahun.
· Rooms – diisi dengan berapa jumlah kamar yang dibutuhkan. Lakukan pemesanan maksimal untuk 3-5 kamar pada saat melakukan satu kali pemesanan. Jika jumlah kamar yang dibutuhkan lebih dari 5, maka Anda bisa mengulanginya lagi kemudian mulai dari Langkah I.
· Adults – pilih angka 2 (meski Anda berencana untuk tinggal bertiga, misalnya). Ini karena harga untuk 2 orang akan lebih murah daripada harga untuk 3 orang. Kecuali jika Anda memang ingin menambah extra bed, maka Anda bisa menuliskan angka 3 orang. Perlu diketahui bahwa pada umumnya 1 kamar hotel didesain untuk dihuni oleh 2 orang dewasa. Jika Anda berencana untuk mengisi 1 kamar dengan lebih dari 2 orang, maka disamping Anda harus membayar biaya tambahan untuk extra bed, maka Anda juga akan dihadapkan pada pilihan type kamar yang lebih sedikit.
· Children (2-11) - dikosongi saja, meski Anda berencana membawa anak kecil. Lagi-lagi jika Anda menuliskan bahwa Anda membawa anak kecil, beberapa hotel akan mengenakan biaya tambahan.
· Klik Search setelah semua terisi dengan benar.
Langkah III:
Di layar berikutnya akan muncul pilihan hotel-hotel yang ada di kota tujuan.
Untuk mendapatkan harga hotel termurah, silakan Anda klik kolom “ Sort by ”, pilih opsi Star (1…5) . Kemudian klik Find .
Langkah IV:
Setelah menunggu halaman tersebut loading beberapa saat (tergantung dari koneksi internet Anda yaa…), maka Anda akan disuguhi deretan hotel-hotel dengan harga mulai dari yang murah hingga yang termahal.
Langkah V:
Hotel yang strategis menurut saya adalah hotel yang letaknya dekat dengan fasilitas kendaraan umum (halte bus, MRT, Subway, Metro, MTR). Meski letaknya agak di pinggiran kota, selama hotel tersebut berlokasi di dekat fasilitas tersebut di atas, maka Anda layak memesannya. Biasanya, hotel yang letaknya di pinggiran kota (tidak di pusat objek wisata atau dekat tempat perbelanjaan terkenal) cenderung harganya lebih murah. Karena itu, manfaatkan fasilitas “Map” yang ada di halaman tersebut. Klik tombol “ Map ” untuk mengetahui apakah letak hotel tersebut dekat dengan fasilitas kendaraan umum atau tidak.
Dalam contoh terlihat bahwa hotel yang Anda pilih (dilingkari warna merah) letaknya dekat dengan fasilitas kendaraan umum (stasiun BTS) yang dilingkari warna hijau . Maka, hotel ini adalah hotel yang strategis dan bisa dipilih untuk dipesan.
Langkah VI:
Klik tombol “ Select ” untuk mengetahui fasilitas hotel tersebut dan melakukan pemesanan.
Langkah VII:
Di halaman ini Anda akan mengetahui harga, fasilitas, berapa banyak kamar yang tersisa, foto-foto hotel, dll berikut jumlah reward point yang akan Anda peroleh untuk melakukan pemesanan di hotel tersebut. Nah, jika Anda sudah merasa cocok dengan hotel tersebut, klik tombol “ Book It! ”
Langkah VIII:
Di halaman ini Anda harus mengisikan data nama lengkap sesuai paspor berikut negara asal.
Anda bisa melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (Visa, Master) ataupun menggunakan Paypal.
Setelah semua data terisi dengan benar dan lengkap, silakan klik tombol “ Continue ” untuk melanjutkan.
Langkah IX:
Silakan isikan alamat email Anda dengan benar untuk pengiriman voucher hotel Anda melalui email.
Pastikan bahwa Anda mencetak voucher hotel tersebut dan membawanya saat check in di hotel yang bersangkutan.
Langkah X:
Untuk pemesanan hotel yang lain di kota atau negara lainnya, PASTIKAN untuk mengulangi dari Langkah I di atas . Ini perlu Anda lakukan agar bisa mendapatkan point reward dengan jumlah yang maksimal karena Anda melakukan pemesanan dari situs TravelHemat.com
>> KLIK DI SINI UNTUK MEMESAN HOTEL MURAH! <<
Semoga info di atas berguna yaaa…
By Hapsani Diansari
(Direktur Biro Perjalanan Wisata di Pekan Baru)

Udah jalan2 Gratis ke Eropa, eh dapat penghasilan lagee…
Sebelum berangkat, saya banyak membaca ebook TravelHemat Eropa I dan TravelHemat Paris yang Mas Agung terbitkan. Mulai dari Kedutaan Besar RI di Eropa, Rute perjalanan, tempat belanja, cara melakukan Tax Refund, zona waktu & suhu udara. Terutama di bagian Kriminalitas dan bagaimana menyiasatinya , nah ini yang menurut saya sangat penting sekali informasinya.
Saya mempunyai kebiasaan dan kewajiban, sebelum group berangkat, kita akan breefing dulu 2 atau 3 hari sebelum keberangkatan, baik itu tour luar kota maupun luar negeri untuk persiapan, pengetahuan, dan perlengkapan apa saja yang boleh dan tidak boleh dibawa dan berbagai info lainnya yang berkenaan dengan tour yang akan disampaikan nanti dengan peserta tour.

Di Hard Rock Cafe Amsterdam
Nah, cerita awalnya kan saya ”blank” banget tentang Eropa, namun berkat e-book mas Agung, banyak sekali pengetahuan dan persiapan breefing yang bisa saya sampaikan dengan baik kepada group sehingga saya bisa menjadi tur leader yang baik. Diantaranya :
1.Itinenrary/rute perjalanan (Obyek wisata dan Tempat shopping)
2.Transportasi
3. Tax refund
4. Zona waktu & suhu Udara
5. Mata Uang
6. Jumlah Berat Bagasi dan kabin yang boleh di bawa
7. Mengenai batasan membawa barang cair
8. Kriminalitas & Bagaimana mensiasatinya
Pada saat breefing dengan group, suatu kepuasan batin tersendiri saya rasakan pada saat itu. Karena saya merasa Percaya Diri pada saat breafing mengumumkan setiap detailnya pengetahuan yang saya miliki dari E-book TravelHemat untuk disampaikan pada peserta pada saat meeting sebagai persiapan untuk keberangkatan. (Gayanya seolah-olah saya sudah pernah kesana, dan tau banget tentang seluk beluk kota-kota di Belanda – Brussel - Paris , padahal Cuma modal baca doang dari bukunya mas Agung. Heheheheh…). Alhasil peserta memahaminya dengan baik.
Yang sangat kami rasakan sekali manfaat dari e-book travel hemat , pada saat di Eropa, khususnya Paris …. yang ternyata memang beneran ’ngeri’, adalah mengenai masalah ‘Kriminilitas’ . Saya sangat-sangat beruntung sudah membaca terlebih dahulu bukunya mas agung mengenai kriminalitas di Paris sehingga bisa waspada dan berjaga-jaga setiap waktu.
Sebelum berangkat ke Eropa , pada saat breefing saya mengingatkan banget..banget.. pada group untuk berhati2 sekali dengan kriminalitas yang banyak terjadi di Menara Eifel dan sekitarnya, terutama pada orang Gypsy yang menawarkan souvenir-souvenir.
Dapatkan Perangkat Keamanan & Kenyamanan Perjalanan di TravelHematShop.com!
Ini kisah nyata sekali. Memang setibanya kita di Menara Eiffel, pada saat antri menunggu dan menuju second level Menara Eifel, begitu banyak peristiwa mengerikan yang kami saksikan dengan mata kepala sendiri, seperti pencurian/penjambretan yang dilakukan oleh orang gypsy pada turis-turis yang ada di bawah kaki Menara Eifel. Sebagian dari mereka (pencuri) ada yang tertangkap, dan kami semua menyaksikan peristiwa tersebut. Sebagian lagi ada yang lolos dari kejaran polisi. Ini memang murni mereka terorganisir dan sangat rapi kerjanya. Seremmmm banget. Alhamdulilah, group kita aman, terhindar dari niat buruk kaum Gypsy tersebut. Kebayang aja kalo salah satu dari kita dijambret, kemudian semua uang, document dan passport hilang….. Ihh serem…. Syukur hal tersebut tidak terjadi. Karena peserta sudah di wanti-wanti sekali sebelum dan sesudah tiba di Paris untuk ekstra berhati-hati.
Sekali lagi, thanks yah mas Agung, untuk pengetahuan dan buku-buku Travel Hemat -nya. Seneng banget dan bangga bisa membaca dan mempraktekkannya.
Best regards
S A R I
Catatan:
Baca Bagian 1 dari artikel ini <<<
By Harpina Diansari
(Direktur Biro Perjalanan di Pekan Baru)
Berpose di Depan Royal Palace - Den Haag - Belanda
Saya memiliki sebuah agen perjalanan di Pekan Baru, Riau sejak tahun 2004. Jasa yang kami tawarkan mulai dari penjualan ticketing domestic, international, haji & umroh, Star Cruise, rent car, golfing, umroh, tour inbound, tour outbond, pengurusan visa, passport dan dokumen lainnya.
Benar adanya kenyataan yang mengatakan: Allah itu Maha Adil. Di balik kesempurnaan yang kita miliki, pasti ada kekurangan. Begitu juga yang terjadi pada diri saya. Selama ini perusahaan yang selalu saya pimpin sebagai direktur merangkap tour leader , hampir setiap bulannya ada permintaan tur ke berbagai Negara Asia , mulai Singapore, Malaysia, Thailand , China (Beijing, Shanghai, Hongkong, Shenzen, Macau, Kunming, Guangzhou, dan lain-lain) sudah sering saya kunjungi, bahkan 1 bulan bisa mencapai 4-5 kali keberangkatan ke Bangkok dan Negara asia tenggara lainnya. Untuk Eropa , jarang sekali… Saya hanya pernah membawa group ke London , Turki dan Stutgart - Jerman . Artinya.. tidak semua Negara pernah saya kunjungi seperti banyaknya negara dan kota yang telah Mas Agung jejaki).
Nah kali ini cerita saya bermula, dari rencana salah satu kantor pemerintah kota di mana saya tinggal. Mereka punya rencana memberangkatkan 20 orang rombongan untuk mengikuti event Tong-Tong Fair yang tiap 1 tahun sekali diadakan di Den Haag - Belanda .
Singkat cerita, mereka juga pingin ke negara-negara Rropa lainnya selain Belanda mumpung berada di Negara Schengen . Di lain sisi saya sangat senang sekali menerima job tersebut. Namun, saya juga merasa canggung dan takut jika ada terjadi masalah di sana, karena saya murni belum pernah menginjakkan kaki ke Belanda .
Nah, untung saya punya hobi browsing internet. Saya ketemu deh dengan website TravelHemat.com - nya Mas Agung.. Disini saya mulai menjajaki satu persatu obyek wisata khususnya Eropa yang ditawarkan Mas Agung lewat serial e-book Travel Hemat .
Terus terang banyak banget manfaat ebook tersebut bagi saya pribadi dan travel saya. Saya print semua ebook tersebut dan saya baca serta pelajari setiap detail berikut semua petunjuk di dalam e-book, khususnya yang serial TravelHemat Eropa 1 dan TravelHemat Paris yang ditulis Mas Agung.
Saking seriusnya…. mulai sebelum berangkat sampai dalam perjalanan di pesawat, bahkan sampai tiba di Belanda saya selalu membaca, tahap demi tahap semua info yang ada dalam ebook tersebut. Terus terang, group saya ini memang sudah dihandle oleh salah satu agen perjalanan di Eropa yang menjadi partner saya selama di Belanda, Belgia dan Prancis sesuai request saya dengan mereka. Semua fasilitas mulai hotel , bus, makan dan tour sudah diatur oleh mereka.
Tapi maklum, namanya Eropa kan tidak sama dengan di Indonesia atau Asia Tenggara. Setiap harinya kalo kita tour di Indonesia atau Asia Tenggara, selalu ada guide yang menemani kita sepanjang perjalanan. Beda dengan di Eropa, tour guide bekerja hanya 1 atau 2 hari saja, itupun hanya 2-3 jam per harinya, bukan full day 8 jam. Selebihnya tour arrangement dilakukan sendiri oleh tour leader bersama driver. Ini karena upah seorang tur guide perharinya bisa mahal sekali di Eropa (sekitar Euro 150/hari!! ). Itu pun mereka berkerja biasanya hanya max. 3 jam. Alhasil saya sebagai pemimpin rombongan dituntut untuk bisa menguasai setiap medan itinerary yang akan kita kunjungi nanti.

Di Depan Musee du Louvre - Paris - Perancis
Lewat serial e-book yang Mas Agung tulis, saya pelajari setiap detail obyek wisata yang akan saya kunjungi, seperti : Dam Square , National Munument, Madame Tussaud di Amsterdam, Volendam serta Madurodam, Binnenhof, Pantai Scheveningen, City Hall, Royal Palace (di Den Haag). Yang gak kalah serunya adalah tatkala melewati areal seronok di Amsterdam.. he..he..he ke Amsterdam Red Light District . Yang ini paling seru diantara objek wisata seru lainnya…. susah deh menceritakan dengan kata-kata…. Apalagi ternyata anggota group saya pada ’menghilangkan diri’ di area ini mungkin karena rasa penasaran kalee, ha…..ha….ha…
Melalui e-book yang say abaca dari TravelHemat.com , saya ada bekal pengetahuan beberapa obyek wisata yang bisa saya ceritakan dengan group mengenai obyek wisata disana, karena murni gak ada lokal tur guide yang menemani. Berbekal e-book mas Agung, saya yang ceritakan sendiri dan menerangkan ke peserta beragam obyek wisata yang kami kunjungi sehingga kayaknya sata sudah sering aja ke Belanda. Padahal, ini benar-benar baru pengalaman pertama saya, hehehe…. cuma berbekal keberanian dan kemauan mencari pengetahuan banyak dari membaca e-book TravelHemat -nya mas Agung. Hehhehehe……
Nah episode yang Belanda, saya akhiri dulu. Nanti kita sambung episode yang ke Brussels di Belgia dan Paris di Prancis , bersama sahabat baik saya di sana.




